Wako Zulmaeta Jadikan Subuh Berjamaah Sebagai Wadah Serap Aspirasi dan Keluhan Warga

Wako Zulmaeta Jadikan Subuh Berjamaah Sebagai Wadah Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
Wako Zulmaeta Jadikan Subuh Berjamaah Sebagai Wadah Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dalam dialog usai ibadah tersebut, jamaah Masjid Al Ihsan, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan menyuarakan tiga persoalan utama yang membutuhkan intervensi pemerintah: kerusakan infrastruktur jalan, minimnya regenerasi imam dan khatib masjid, serta kejelasan insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

Merespons aduan tersebut, Zulmaeta menegaskan bahwa kehadiran jajarannya ke tengah masyarakat adalah untuk mengeksekusi langsung keluhan sesuai kewenangan yang ada.

"Kalau persoalannya bisa diselesaikan hari ini, kita langsung tindak lanjuti. Namun, jika membutuhkan kajian lebih lanjut, kita bawa ke tingkat kota untuk mencari solusi terbaik," kata Zulmaeta di hadapan para jamaah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Terkait infrastruktur, warga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang mulai retak meski usulannya telah masuk dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Merespons hal itu, Zulmaeta langsung menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk meninjau lokasi hari itu juga guna mencegah kerusakan yang meluas.

Penulis / Wartawan:
Editor: Medio Agusta

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH