Dalam kegiatan di Payolansek tersebut, sebanyak 80 orang tua perwakilan dari delapan puskesmas mendapatkan edukasi mendalam terkait manfaat imunisasi. Edukasi ini terselenggara berkat kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paliko, yang dipadukan dengan pelayanan vaksinasi langsung oleh petugas kesehatan.
Yanti menekankan bahwa lonjakan cakupan imunisasi menuntut kolaborasi erat antara orang tua, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga kader posyandu. Secara khusus, kehadiran kader penggerak inovasi Sahabat Bayi juga sangat diandalkan untuk menjadi agen pelurus informasi di tengah masyarakat.
"Kejar sebelum usia satu tahun, tuntaskan sebelum usia dua tahun. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan terutama orang tua," pungkas Yanti. (Do)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





