PAYAKUMBUH — Sebanyak 20 guru Teknik Mesin/Teknik Pemesinan dari berbagai SMK di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP) melalui program Upskilling dan Reskilling 3D Part Design Berbasis Computer Aided Design (CAD) Menggunakan SolidWorks di SMK Negeri 2 Payakumbuh, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan yang bermitra dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Mesin Provinsi Sumatera Barat tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam 3D Part Design Berbasis Computer Aided Design (CAD) Menggunakan SolidWorks untuk Mendukung Pembelajaran Teknik Pemesinan yang selaras-relevan dengan Kebutuhan dunia Industri.”
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru SMK, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi manufaktur yang semakin mengandalkan sistem desain dan produksi berbasis digital.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SMK Negeri 2 Payakumbuh yang diwakili Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Fuad Azmi, S.Pd., MM. Pembukaan turut dihadiri Ketua MGMP Teknik Mesin Provinsi Sumatera Barat, Rusdi Sahara, S.Pd., M.Pd.T.
Dalam sambutannya, Fuad Azmi menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi guru melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan perkembangan teknologi di dunia industri.
Sementara itu, Ketua MGMP Teknik Mesin Provinsi Sumatera Barat, Rusdi Sahara, S.Pd., M.Pd.T., menyambut baik kolaborasi antara perguruan tinggi, MGMP, dan SMK tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran vokasi tetap relevan dengan perkembangan teknologi.
“Guru Teknik Mesin perlu terus melakukan upskilling dan reskilling karena teknologi manufaktur berkembang sangat cepat. Kompetensi yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat diteruskan kepada peserta didik di sekolah masing-masing,” kata Rusdi Sahara.
Kegiatan PKM tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik UNP yang diketuai Dr. Febri Prasetya, S.Pd., M.Pd.T., bersama anggota Dr. Fadli Ranuharja, S.Pd., M.Pd.T., Dr. Ir. Mulianti, M.T., dan Fiki Efendi, S.Pd., M.Pd.T.
Dr. Febri Prasetya mengatakan, perkembangan industri manufaktur menuntut adanya kesesuaian antara kompetensi guru, materi pembelajaran, dan teknologi yang digunakan di dunia kerja. Karena itu, penguasaan CAD menjadi salah satu kompetensi penting bagi guru Teknik Mesin.
Editor : Marjeni Rokcalva






