Mahyeldi menekankan, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi yang teratur, berjenjang, dan semakin luas. Pemprov Sumbar, menurutnya, terus mendorong lahirnya berbagai agenda olahraga, mulai dari kompetisi antardaerah, olahraga serumpun, hingga kompetisi internasional yang melibatkan negara-negara di kawasan Samudra Hindia.
Selain meningkatkan jam terbang dan pengalaman bertanding atlet, pengembangan olahraga juga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian daerah. Karena itu, pelaksanaan Porprov XVI didistribusikan di 12 kabupaten/kota agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku UMKM.
“Olahraga ini juga menjadi bagian yang menggerakkan perekonomian daerah. Ketika pelaksanaannya kita sebar ke kabupaten/kota, tentu akan memberikan dampak ekonomi kepada UMKM dan masyarakat di masing-masing daerah,” jelasnya.
"Kita menerapkan skema tuan rumah bersama untuk kegiatan ini. Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, 12 daerah di antaranya akan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan," ungkapnya
Editor : Marjeni Rokcalva






