Mahyeldi mengatakan, semangat kepedulian tersebut sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang senantiasa mendorong umat untuk saling membantu, memperkuat persaudaraan dan memberikan perhatian kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
Dalam konteks Hari Jadi Sumatera Barat ke-81, ia berharap momentum Subuh Mubarak tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, kepedulian sosial, nasionalisme, serta semangat persaudaraan masyarakat Sumbar.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Sumbar harus terus tumbuh dan tangguh, tetapi pada saat yang sama kita tidak boleh kehilangan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang berjuang, termasuk saudara kita di Palestina,” pungkasnya. (adpsb/cen/bud)
Editor : Marjeni Rokcalva







