IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kendati Sudah Dirawat Oleh Pemko Bukittinggi,Gajah Zidan Terpaksa Dirantai Karena Periode Musth

Kendati Sudah Dirawat Oleh Pemko Bukittinggi,Gajah Zidan Terpaksa Dirantai Karena Periode Musth
Kendati Sudah Dirawat Oleh Pemko Bukittinggi,Gajah Zidan Terpaksa Dirantai Karena Periode Musth
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Tidak hanya itu, Zidan juga beberapa kali dilaporkan melukai gajah betina Lia. Sehingga, menimbulkan kekhawatiran bisa melukai pengunjung.

"Untuk itu, kami dari TMSBK, melakukan pemantauan ketat pada Gajah Zidan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, langkah apa yang akan dilakukan. Setelah berkoordinasi beberapa kali dengan dokter hewan dan BKSDA , kita ambil keputusan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak kita inginkan, dengan merantai kaki Zidan sejak 2023 lalu," ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Rofie Hendria, Minggu, (13/09).

Lebih lanjut Rofie mengatakan, kondisi Gajah Zidan yang sangat agesif itu, membuat pawang yang biasa menanganinya pun mengundurkan diri. Pawang itu mengaku tidak sanggup menangani Zidan yang semakin agresif dan makin tidak terkendali.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kondisi ini juga sudah dilaporkan kepada Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumbar, termasuk tim ahli yang melaksanakan sertifikasi TMSBK. Kita juga minta pada tim sertifikasi itu, agar Zidan dievakuasi ke lembaga konservasi yang lebih lengkap sarana prasarananya," Ujar Rofie.

Selain itu, Pemko Bukittinggi juga sudah beberapa kali menyurati Kemeterian Kehutanan melalui BKSDA Sumbar tentang kondisi Gajah Zidan dan Pemko juga minta agar segera ditindaklanjuti.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH