Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan pelaksanaan Pilwana yang damai serta mempererat persaudaraan masyarakat, meskipun memiliki pilihan calon yang berbeda.
“Semangat kita adalah Pilwana Badunsanak. Beda pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi, namun persaudaraan dan silaturahmi harus tetap dijaga,” katanya.
Ade menambahkan, setelah pelaksanaan kampanye terbuka, tahapan kampanye akan berakhir pada 4 Oktober 2026. Selanjutnya, pada 5 hingga 7 Oktober 2026 memasuki masa tenang, sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Diketahui, Pemilihan Wali Nagari Pinaga Aua Kuniang 2026 diikuti oleh lima calon. Yakni nomor urut 1 M. Aidil, nomor urut 2 Alpen, nomor urut 3 Rahmi, nomor urut 4 A. Damanhuri, dan nomor urut 5 Dafri.
Editor : Berita Minang






