PADANG - Walinagari / kepala Desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah dan menyikapi berbagai perkembangan kemajuan yang terjadi saat ini, diharapkan setiap walinagari/kepala desa untuk membuat inovasi terobosan dalam meningkatkan pelayanan penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Dt.Malintang Panai ketika membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) walinagari/kepala desa se Sumbar dalam rangka penguatan penyelenggaraan pemerintah nagari/desa di Bumiminang, Senin (2/9/2019).
Hadir dalam acara tersebut utusan,Dinas pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Balitbang prov Sumbar dan Walinagari/Kepala Desa dari 5 kabupaten (Solok Selatan, kab. Solok, kab. Pasaman, kab. Pasaman Barat, kab. Kepulauan Mentawai)
Lebih Lanjut Wagub Nasrul Abit sampaikan, menyosong kemajuan teknologi informasi diera revolusi industri four point zero (4.0), perlu disikapi bagaimana walinagari mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berdaya saing baik dalam mengembangkan pelayanan melalui sistem teknologi informasi.
Dan Pembangunan dan ekonomi Pembangunan yang harus berinovasi dan dapat melihat potensi desa utk pembangunan desa. Akhir dari pembangunan itu adalah tingginya indeks pembangunan manusia.
Nasrul Abit juga sampaikan, pembangunan yang mesti menjadi perhatian kedua adalah pembangunan yang dapat mencapai mendukung faktor ekonomi. Dalam artian pembangunan yang dapat menjadi akses sentral dalam pembangunan sdm dan sda.
"Pembangunan infrastruktur, sarana dan prasana nagari dan desa yang mampu meningkatkan kemajuan ekonomi masyarakat agar menjadi prioritas utama. Akses jalan, listrik, telekomunikasi, sarana pendidikan, pelayanan kesehatan sebagai pelayanan dasar merupakan sesuatu yang mesti ada di setiap nagari dan desa di Sumatera Barat. Tanpa itu semua nagari/ desa masih disebut daerah kategori tertinggal, terisolit dan termiskin", kata Wagub.
Wagub Sumbar juga ingatkan setiap walinagari harus aktif dalam membuat peraturan untuk membangun nagari apakah itu terkait retribusi untuk atau terkait hal lainnya agar mampu meningkatkan pendapatan per kapita.
Dan sosok walinagari/kepala Desa mempunyai tugas berat untuk memperbaiki pelayanan kesehatan, karena faktor kesehatan merupakan yang utama sebelum melakukan pelayanan pendidikan, yang keduanya merupakan pelayanan dasar.
Editor : Berita Minang






