IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Ancaman Terorisme di Kereta Api, KAI dan Polda Sumbar Gelar Latihan Gabungan di Stasiun Padang

Suasana Simulasi Latihan Gabungan Penanganan Aksi Teror pada Moda Transportasi Kereta Api yang dilaksanakan di Stasiun Padang, Kamis (1/10/2026). Foto: Humas KAI Sumbar
Suasana Simulasi Latihan Gabungan Penanganan Aksi Teror pada Moda Transportasi Kereta Api yang dilaksanakan di Stasiun Padang, Kamis (1/10/2026). Foto: Humas KAI Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumbar atas kolaborasi yang telah dilakukan melalui kegiatan latihan gabungan tersebut. Menurutnya, latihan bersama menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

“KAI mengapresiasi kolaborasi dan sinergi Polda Sumbar dalam pelaksanaan latihan gabungan ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari upaya kita bersama untuk memastikan kesiapan personel, prosedur, serta mekanisme koordinasi dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan bersama, setiap unsur dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga apabila menghadapi kondisi yang sebenarnya, respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan terkoordinasi sesuai prosedur serta kewenangan,” ujar Reza.

Apresiasi serupa disampaikan Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya kepada KAI Divre II Sumbar atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan simulasi latihan gabungan tersebut. Menurutnya, dukungan KAI dalam menyediakan lokasi, sarana, serta fasilitas pendukung turut menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran pelaksanaan latihan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Polda Sumbar mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang diberikan PT KAI dalam menyukseskan latihan penanganan aksi teror ini. KAI telah mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyediaan tempat, sarana, serta berbagai fasilitas pendukung, termasuk penggunaan dua gerbong kereta api sebagai bagian dari skenario latihan. Dukungan tersebut sangat membantu sehingga simulasi dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Susmelawati.

Susmelawati menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri dan KAI merupakan bentuk sinergi positif dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan pada transportasi publik. Menurutnya, menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder terkait.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH