"Setelah kami mendengar dan membaca secara saksama pandangan umum anggota DPRD atas nama fraksi-fraksi terhadap rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, dapat kami simpulkan bahwa kita mempunyai persepsi dan komitmen yang sama terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kota Payakumbuh," ujarnya.
Untuk mendukung target PAD tersebut, Pemko Payakumbuh akan terus memacu digitalisasi sistem pembayaran dan pemungutan pajak guna menjamin efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Sejalan dengan itu, efisiensi di sektor belanja akan diperketat dengan mengevaluasi agenda seremonial, perjalanan dinas, hingga pengadaan barang dan jasa yang belum mendesak serta tidak memiliki tolok ukur manfaat yang jelas.
"Upaya peningkatan PAD diarahkan pada perluasan basis penerimaan, peningkatan kepatuhan, optimalisasi potensi yang belum tergali, serta perbaikan tata kelola. Pemko Payakumbuh berkomitmen memperkuat pengendalian belanja dan meningkatkan kualitas perencanaan serta penganggaran agar setiap rupiah APBD memberikan hasil dan manfaat yang optimal bagi masyarakat," tegas Rida.
Pemerintah telah berkoordinasi intensif dengan unsur niniak mamak melalui Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Nan Gadang dan Koto Nan Ampek guna merampungkan legalitas lahan sebagai syarat usulan dukungan pembiayaan dari APBN.
Editor : Medio Agusta






