Tidak hanya khutbah, Mahyeldi juga memberi perhatian pada lomba azan. Ia berharap kegiatan yang digagas Masjid Istighfar dan Musala Baitul Huda tersebut mampu melahirkan muazin muda yang tidak hanya memiliki kualitas suara, tetapi juga memiliki keikhlasan dalam mengumandangkan panggilan salat.
“Melalui lomba ini, kita berharap lahir muazin-muazin berjiwa ikhlas dengan lantunan suara yang menggetarkan hati masyarakat untuk meramaikan rumah Allah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda perlombaan. Lebih dari itu, lomba khutbah dan azan diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan sehingga semakin banyak lahir khatib, penceramah dan muazin muda yang mampu menjaga syiar Islam serta membawa pesan kedamaian dan kebaikan bagi masyarakat Sumatera Barat. (adpsb/cen)
Editor : Marjeni Rokcalva






