Ia menambahkan, tema Rakernas tahun ini selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Payakumbuh yang terus mendorong transformasi digital, penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas daerah.
Zulmaeta optimistis berbagai pembahasan selama Rakernas akan menghasilkan perspektif baru yang dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan di daerah. Menurutnya, semangat kolaborasi antarpemerintah kota menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI ditandai dengan penabuhan Gordang Sambilan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi, serta Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan Rakernas yang dipusatkan di Kota Medan.
Rakernas XVIII APEKSI berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan berbagai agenda, di antaranya Youth City Changers, Forum Pangan, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi dan Informatika, Forum Bappeda, Forum Investasi, Ladies Program, hingga Indonesia City Expo.
Editor : Medio Agusta






