IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tradisi Mauluan Bogheh Dihidupkan Lagi, Pemko Payakumbuh: Jangan Sampai Adat Minang Tergerus Zaman

Tradisi Mauluan Bogheh Dihidupkan Lagi, Pemko Payakumbuh: Jangan Sampai Adat Minang Tergerus Zaman
Tradisi Mauluan Bogheh Dihidupkan Lagi, Pemko Payakumbuh: Jangan Sampai Adat Minang Tergerus Zaman
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), khususnya bidang kebudayaan, terus memfasilitasi kegiatan penguatan adat di berbagai kanagarian sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

"Penguatan adat dan tradisi merupakan investasi sosial untuk menjaga jati diri masyarakat sekaligus memastikan kearifan lokal tetap hidup di tengah perubahan zaman," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Om Zet itu mengatakan program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari niniak mamak, bundo kanduang, rang mudo hingga puti bungsu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur tersebut penting agar pengetahuan dan nilai-nilai adat tidak berhenti pada generasi saat ini, tetapi terus diwariskan dan dipahami oleh generasi muda.

"Pelestarian adat di setiap kanagarian merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan budaya sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi pengaruh negatif globalisasi," katanya.

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH