IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Rel Sumatera Barat, Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra

Rel Sumatera Barat, Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra
Rel Sumatera Barat, Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Sepanjang Semester I 2026, KAI Divre II Sumatera Barat melayani 1.140.586 pelanggan, sementara angkutan barang mencapai 556.465 ton, terdiri atas 362.740 ton semen dan 193.725 ton klinker.

Kereta Api lagi melintas.
Kereta Api lagi melintas.

Dalam lima tahun terakhir, jumlah pelanggan meningkat dari sekitar 1,09 juta pada 2021 menjadi 1.978.241 pelanggan pada 2025, atau tumbuh sekitar 81 persen. KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, sedangkan KA Lembah Anai juga menunjukkan peningkatan signifikan setelah penyesuaian relasi perjalanan pada 2026.

Besarnya potensi tersebut turut didukung pertumbuhan sektor pariwisata Sumatera Barat. Berbagai destinasi seperti Jam Gadang, Danau Singkarak, Sawahlunto, Padang Panjang, dan Bukittinggi memiliki peluang semakin terkoneksi melalui transportasi berbasis rel. Di sisi lain, keberadaan jalur nonaktif seperti Naras–Sungai Limau, Kayu Tanam–Padang Panjang–Bukittinggi hingga Solok–Muaro Kalaban menjadi peluang pengembangan jaringan pada masa mendatang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan sejarah panjang perkeretaapian Sumatera Barat merupakan modal penting dalam mendukung penguatan konektivitas Pulau Sumatra.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Perkeretaapian di Sumatera Barat memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga manfaat yang terus dirasakan masyarakat. Kereta api mendukung mobilitas harian, sektor pariwisata, distribusi logistik, hingga akses menuju bandara. Hal ini menunjukkan transportasi berbasis rel masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus dikembangkan,” ujar Reza.

Ia menambahkan, tren peningkatan jumlah pelanggan dan angkutan barang menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH