KAI juga menetapkan tarif yang terjangkau, yaitu Rp3.000 untuk relasi Padang–Duku maupun sebaliknya, serta Rp5.000 untuk relasi Padang–Kayutanam maupun sebaliknya. Dengan jadwal perjalanan yang teratur serta tarif yang ekonomis, KA Lembah Anai diharapkan semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perjalanan sehari-hari sekaligus mendorong penggunaan transportasi massal berbasis rel yang lebih ramah lingkungan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa peningkatan jumlah pelanggan merupakan indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Lembah Anai.
“Pertumbuhan volume pelanggan KA Lembah Anai hingga 87 persen menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya dan menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang andal. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi KAI Divre II Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” ujar Reza.
“Kereta api menawarkan kepastian waktu tempuh, kenyamanan selama perjalanan, serta menjadi solusi mobilitas yang bebas dari kemacetan. Kami berharap KA Lembah Anai terus menjadi pilihan masyarakat Sumatera Barat, baik untuk aktivitas sehari-hari, perjalanan menuju tempat kerja dan pendidikan, maupun sebagai sarana menikmati potensi wisata di sepanjang jalur Lembah Anai,” tambah Reza.
Editor : Marjeni Rokcalva






