Tidak hanya mendesak pemda mengambil langkah tanggap darurat, Fajar Vesky mendorong pemda, bisa melakukan penanganan bencana dari hulu ke hilir atau secara komperhensif. Jangan parsial, sporadis, dan reaktif saat terjadi bencana saja.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
"Banyak pakar dan ahli lingkungan sudah menyebut, bahwa bencana hidrometerologi yang terjadi di Limapuluh Kota, bukan masalah lokal saja. Tapi terkait dengan ekosistem atau anomali iklim. Maka harus ada penanganan jangka panjang dan mitigasi," kata Fajar Vesky. (Do)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





