LIMA PULUH KOTA -- Situjuah Batua Barolek Godang 2020 resmi dimulai, Sabtu (11/1). Acara ini bakal berlangsung hingga 20 Januari mendatang. Puncaknya, saat peringatan Peristiwa Situjuah ke-71 pada 15 Januari.
Tidak tanggung-tanggung partisipasi masyarakat dan peredaran uang dalam acara tersebut, menembus Rp2,4 miliar. Setara dengan setahunan nilai APB-Nagari.
Hadir dalam acara ini, Pucuak Adat Situjuah Batua Dt Udo, Wagub Sumbar Nasrul Abit, perantau IKSB di Jerman dan beberapa wilayah di Tanah Air, Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintahan Nagari serta tidak kurang dari 5.000an orang masyarakat.
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sangat mengapresiasi kegiatan yang menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada generasi selanjutnya itu.Format acara berupa festival, kata dia, akan lebih mudah diterima oleh generasi muda dan lebih mudah dipahami wisatawan.
Ia mengingatkan peran datuak atau tetua adat di Minangkabau yang besar, terutama pada era revolusi industri sekarang ini.Ia mengatakan nilai-nilai negatif, seperti penyalahgunaan narkotika hingga LGBT, telah merambah pelosok negeri, sehingga butuh peran semua pihak, termasuk datuk dan ninik mamak, untuk mengantisipasi.
Menurut Tan Marajo, Situjuah Batua Art and Culture Festival, merupakan event yang digagas Ikatan Keluarga Situjuah Batua (IKSB) Jabodetabek serta Nusantara dan Luar Negeri dengan anak Nagari.
Acara ini diprakarsai oleh perantau sekelas Hakim Agung RI Irfan Fachrudin, Direktur Kehakiman Mahkamah Agung Haswandi Dt Marajo nan Rambaian, Doffi Johar Dt Rajo Mansua nan Bakuku Ameh, Feri Domnal, Bodi CH dan Muhammad Bayu Vesky.
Situjuah Batua Art and Culture Festival 2020, diisi dengan beragam acara dan ritual budaya. Termasuk ada pertunjukan silek lanyah, hingga lomba foto nasional.
"Pelaksanaan Situjuah Batua Barolek Godang, rangkaiannya ada 3 kegiatan. Pertama tanggal 12 Januari, atau hari ini. Kedua tanggal 13 Januari Batagak Panghulu dan terakhir 15 Januari Upacara Peristiwa Situjuah ke-71," jelas Tan Marajo.
Editor :






