"Saya minta kepada bisa saling bekerja sama, agar dokumen yang disusun ini menjadi berkualitas dan dapat diimplementasikan," harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar Drs. Barlius, MM mengatakan, dokumen renkon penting untuk disusun, khususnya di Provinsi Sumbar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
"Karena wilayah kita mempunyai potensi bencana yang besar dan beragam, dengan ancaman bencana gempa, tsunami, banjir, banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, gelombang ekstrim dan abrasi.
Ia berharap dengan keterlibatan aktif unsur-unsur pentahelix kebencanaan dalam kegiatan tersebut, dapat dihasilkan output berupa pengorganisasian kebijakan dan strategi yang efektif, baik dalam aspek teknis maupun non-teknis.
Editor : Marjeni Rokcalva






