IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bubuk Kopi Minang S, Usaha Tradisional Cita Rasa Khas dari Koto Tuo Batusangkar

Ilustrasi
Ilustrasi
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Di tengah maraknya trend kopi di era modern, kopi tradiosional yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Salah satu daerah yang memiliki kekayaan kopi tradisonional adalah Sumatera Barat. Di daerah ini, kopi tidak hanya menjadi minuman sehari-hari, tetapi juga bagian dari budaya masyarakat. Salah satu contoh usaha kopi tradisional yang masih bertahan hingga saat ini adalah kopi Minang S dari Koto Tuo, Batusangkar, kabupaten Tanah Datar.

Usaha Kopi Minang S ini adalah milik ibuk Hafniwarti. Usaha ini sudah beroperasi hampir 10 tahun dan masih bertahan hingga sekarang meskipun menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan berbagai produk kopi modren yang terus bermunculan.

Meski proses pembuatan kopi masih tergolong kecil, kualitas yang dihasilkan tidak kalah dengan produk kopi lain sehingga mampu menarik konsumen, baik kalangan masyarakat lokal maupun luar daerah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ibuk Hafniwati mengatakan bahwa resep yang digunakan adalah resep turun temurun. “Resepnya dari orang dulu, tapi sedikit kami modifikasi supaya cocok dengan seleras sekarang,’’ ujarnya.

Dalam proses produksi Kopi Minang S menggunakan biji kopi yang dibeli dari petani lokal dan dipilih secara selektif untuk memastikan kualitas kopi tetap terjaga. Proses pengolahan kopi masih tradisoional. Tahap awal dimulai dari proses merendang atau biasanya di sebut menyangrai kopi dengan api sedang hingga biji kopi kering sempurna. Setelah kopi disangrai , kopi ditumbuk atau dihaluskan, kemudian diayak hingga tekstur kopi halus dan dikemas menggunakan bungkus sederhana yang di sablon.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH