Pasaman Barat — Di tengah suasana menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Keluarga Besar Perantauan Minang Kalimantan Barat kembali menghadirkan secercah harapan bagi warga terdampak bencana alam serta masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pasaman Barat.
Bantuan yang disalurkan ini bukan sekadar materi, melainkan wujud nyata kepedulian, rasa dunsanak, serta ikatan batin yang tak pernah putus antara perantau dengan kampung halaman. Di saat sebagian warga masih berjuang bangkit dari dampak bencana dan tekanan ekonomi, uluran tangan ini menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri.
Sengdia Sastra, salah satu tim koordinator perantauan Minang Kalimantan Barat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut bersumber dari donasi yang dihimpun dari para perantau Minang di Kalimantan Barat.
“Alhamdulillah, kali ini total donasi yang berhasil kami salurkan sebesar Rp8.750.000, yang diberikan kepada lebih dari 40 penerima,” ujarnya.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Lebih jauh, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik yang di rantau maupun di kampung halaman, untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.
“Di momen penuh berkah ini, mari kita saling menguatkan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Nagari (Sekna) Sinuruik, Dasril, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang terus diberikan oleh para perantau.
Editor : Ade MS






