IDAI: Waspadai KLB Campak dan Kejar Imunisasi

Ilustrasi vaksin campak. (Halodoc)
Ilustrasi vaksin campak. (Halodoc)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

4. Lakukan upaya pengendalian infeksi dan isolasi pasien campak di RS

a. Isolasi pasien

Pasien yang dicurigai menderita campak harus segera diisolasi hingga 4 hari setelah munculnya ruam. Pada pasien imunokompromais berat, periode penularan dapat berlangsung lebih lama dibandingkan pasien imunokompeten, yang umumnya menularkan virus sejak 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah timbulnya ruam.

b. Penerapan kewaspadaan infeksi

Terapkan kewaspadaan standar dan airborne. Gunakan kamar perawatan tunggal (single patient room) dengan pintu tertutup dan jendela terbuka untuk meningkatkan sirkulasi udara jika ruang isolasi infeksi airborne tidak tersedia.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
c. Kohorting pasien

Pasien dengan campak yang telah terkonfirmasi dapat dirawat bersama (kohorting), terpisah dari pasien lain, terutama pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

d. Pembatasan individu rentan

Individu yang rentan tidak boleh memasuki ruangan pasien yang dicurigai atau telah terkonfirmasi menderita campak. Individu rentan yang terpapar harus dilarang bekerja selama masa inkubasi campak setelah pajanan.

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Editor dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH