Ia menambahkan, kolaborasi lintas pemerintahan sangat diperlukan untuk mendorong pemerataan pembangunan, terutama di sektor ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Kami di DPRD tentu mendukung penuh kebijakan yang pro-rakyat. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Payakumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, mengatakan Ramadan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kepedulian sosial bagi seluruh elemen masyarakat.
“Bulan Ramadan bisa mengubah mindset kita ke arah yang lebih baik. Setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini bernilai ibadah dan akan dibalas Allah dengan pahala berlipat ganda,” kata Elzadaswarman saat mendampingi tim Safari Ramadan.
“Atas nama pemerintah kota, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Kami akan terus memberikan yang terbaik untuk warga Payakumbuh serta memohon dukungan dalam mewujudkan Payakumbuh Maju Sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar yang dipimpin Wakil Gubernur menyerahkan bantuan dengan total Rp113 juta di tiga lokasi. Bantuan tersebut meliputi rehab rumah tidak layak huni Rp25 juta dari Baznas Sumbar, Rp25 juta dan paket sembako untuk Masjid Nurul Jannah Payoliyam, serta Rp50 juta untuk Masjid Darul Ikhlas ditambah Rp10 juta dari Bank Nagari dan Rp3 juta dari Baznas Sumbar.
Editor : Medio Agusta






