Mahyeldi menyebut, langkah strategis tersebut sejalan dengan visi besar Sumatera Barat dalam menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah, termasuk pengembangan pariwisata halal dan geopark. Dengan potensi alam yang dimiliki, Kabupaten Solok dinilai sangat layak dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
“Kita memiliki alam yang indah, kawasan Alahan Panjang dan danau-danau yang luar biasa. Dengan pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung, insyaallah Kabupaten Solok bisa menjadi kawasan wisata nasional bahkan internasional,” katanya.
Selain dikenal dengan potensi lima danau serta panorama alam pegunungan, Kabupaten Solok juga memiliki kekuatan besar di sektor pertanian, khususnya komoditas beras yang telah dikenal secara nasional. Menurut Mahyeldi, integrasi antara pertanian dan pariwisata harus dikelola secara optimal agar benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Khususnya infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Gunung Talang dan Danau Diatas–Alahan Panjang menjadi fokus utama pengembangan,” ujarnya.
Editor : Ade MS






