Menurut Sekda, pelaksanaan gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah dimulai pada Desember 2025 dan disesuaikan dengan jadwal penerimaan rapor di setiap satuan pendidikan. Seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah dihimbau untuk hadir langsung ke sekolah pada momen penerimaan rapor akhir semester.
“Gerakan ini diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, meningkatkan rasa percaya diri anak, serta menumbuhkan rasa aman dan nyaman dalam proses belajar. Selain itu, gerakan ini juga menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan menuju pola yang lebih kolaboratif dan setara antara ayah dan ibu,” ungkapnya.
“Alhamdulillah Pengambilan rapor sekarang sudah didominasi oleh ayah di banding semester sebelumnya,” ungkap Plt Kepala SMA N 1 Bukittinggi, Idris.( yus)
Editor : Medio Agusta






