Ketua RCCC UNP menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam respon kebencanaan merupakan bagian penting dari kontribusi ilmiah UNP bagi masyarakat. “Data spasial berbasis drone sangat menentukan dalam proses kajian risiko dan perencanaan penanganan. Kolaborasi ini memastikan bahwa data yang dihasilkan akurat, cepat, dan dapat langsung dimanfaatkan oleh BNPB, BPBD, maupun pemerintah daerah,” ujarnya.
Hasil pemetaan selanjutnya akan dianalisis untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan, kerusakan geomorfologi sungai, jalur aliran debris, hingga potensi risiko susulan. Data tersebut akan dihimpun dalam laporan komprehensif yang akan diserahkan kepada BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah setempat sebagai dasar pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya dalam mendukung mitigasi dan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat, serta memperkuat peran akademik dalam menyediakan riset dan data ilmiah untuk ketangguhan daerah.
(Hms/BM)
Editor : Marjeni Rokcalva






