“Secara stok BBM sebenarnya tidak ada masalah karena Sumbar sudah mendapat tambahan kuota. Hanya kendala teknis distribusi yang membuat penyalurannya ke SPBU sedikit terlambat. Kita harap masyarakat tenang, karena proses pemulihan ini sedang berlangsung dan hasilnya mulai terlihat,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, pemerintah akan selalu hadir dalam setiap permasalahan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar seperti energi.
“Insya Allah, dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan Pertamina, pasokan BBM akan segera normal kembali,” ucapnya.
“Selain itu, sejak tanggal 7 November, Integrated Terminal Teluk Kabung sudah beroperasi 24 jam penuh untuk memastikan pasokan ke SPBU berjalan lebih cepat. Dengan langkah ini, kecepatan penyaluran meningkat sekitar 16 persen dari kondisi normal,” kata Helmi.
Editor : Marjeni Rokcalva






