“Desa tertinggal memang sedikit bertambah dari 10 menjadi 12, tapi tidak ada lagi desa yang sangat tertinggal. Ini capaian yang patut kita syukuri,” ujar Yozarwardi.
Rapat yang berlangsung satu hari itu juga menghasilkan beberapa rekomendasi penting, di antaranya memperkuat layanan dasar, meningkatkan aksesibilitas, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan nagari.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Acara ditutup dengan peluncuran E-book Indeks Desa Tahun 2025 sebagai inovasi Dinas PMD Sumbar dalam penyajian data desa secara digital. (adpsb/cen)
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Editor dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





