IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gubernur Sumbar Pimpin Rapat Solusi Kemacetan Padang Lua, Bypass Bukittinggi--Koto Baru Lanjut

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat rencana penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur di Padang Lua, Kabupaten Agam, Jumat (24/10/2025) di ruang rapat Istana Gubernur. Foto-Foto: Adpim Sumbar
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat rencana penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur di Padang Lua, Kabupaten Agam, Jumat (24/10/2025) di ruang rapat Istana Gubernur. Foto-Foto: Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sementara opsi pembangunan underpass atau flyover akhirnya tidak dilanjutkan, karena dinilai memiliki risiko tinggi baik secara teknis maupun keselamatan.

Daerah Padang Lua diketahui berada di zona rawan gempa dan patahan aktif, sehingga pembangunan underpass dianggap berbahaya. Sedangkan flyover juga sulit direalisasikan karena posisinya berada di atas jalur rel kereta api, dan pihak PT KAI tidak memberikan izin dengan alasan keamanan.

Rapat Kemacetan Padang Lua dipompon Gubernur Mahyeldi.
Rapat Kemacetan Padang Lua dipompon Gubernur Mahyeldi.

Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan pentingnya dua solusi yang telah disepakati. “Revitalisasi pasar penting untuk jangka pendek, sementara bypass jadi solusi jangka panjang agar arus transportasi lebih lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Nagari Padang Lua, Jufri, juga menegaskan bahwa masyarakat setempat sangat berharap solusi permanen bisa segera diwujudkan. Ia menyampaikan bahwa jalan bypass atau ring road sebenarnya sudah pernah direncanakan, dan hanya tersisa sekitar 1,2 kilometer lagi yang belum selesai.

Suasana raopat
Suasana raopat

“Kalau bypass ini diteruskan sampai Pasar Amur, kemacetan di Padang Lua bisa diselesaikan tanpa harus membangun underpass atau flyover yang berisiko. Kami mohon perhatian dari Bapak Gubernur dan Bapak Bupati agar ini jadi prioritas,” tutur Jufri.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kesepakatan hasil rapat ini nantinya akan dijadikan dasar perencanaan teknis oleh pemerintah provinsi dan kabupaten. Pemprov Sumbar juga akan mengajukan dukungan ke DPR RI, DPD RI, dan pihak terkait lainnya, agar proses pembangunan bisa segera terealisasi.

Menutup rapat, Gubernur Mahyeldi menyampaikan optimisme bahwa hasil pertemuan ini akan membawa perubahan nyata.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH