Ia menambahkan, aspek environment meliputi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan destinasi wisata, sedangkan service berfokus pada pelayanan yang ramah, profesional, dan sesuai prinsip syariah.
“Alhamdulillah, setelah melalui penilaian panjang, Sumbar terpilih sebagai provinsi nomor dua terbaik secara nasional. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar dalam mengembangkan pariwisata halal,” ungkap Lila.
“Peningkatan itu terlihat tidak hanya dari atribut dasar, tetapi juga dari pengalaman wisatawan. Kami terkesan dengan kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah, seperti mushalla di Bandara Internasional Minangkabau dan layanan ramah di Hotel Rangkayo Basa serta Rumah Makan Pagi Sore,” kata Wisnu. (adpsb/bud)
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Marjeni Rokcalva





