“Respon cepat dengan data yang benar akan meningkatkan kepercayaan publik,” terang Yusrizal.
Dia menambahkan, penyebaran informasi Pemko bukan hanya dibebankan kepada Dinas Kominfo. Seluruh OPD harus ambil peran dengan menghadirkan konten rutin minimal sekali dalam seminggu.
Dikatakannya lagi, publik ingin tahu apa yang sedang dan sudah dikerjakan OPD, mulai dari program sosial, penertiban, hingga peluang beasiswa. Semua itu dapat disampaikan lewat media sosial dengan bahasa yang segar dan visual yang menarik.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dijelaskannya, tantangan komunikasi publik di era digital justru menjadi peluang besar. Dengan kreativitas, keterampilan jurnalistik, dan pemanfaatan platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, serta YouTube, informasi Pemko akan lebih cepat sampai dan mudah dipahami masyarakat.“Zaman berubah, cara pikir pun harus berubah. Media sosial adalah ruang utama kita berkomunikasi hari ini. Jika tidak hadir di sana, kita kehilangan audiens,” pungkasnya. (harris/lex)
Editor : Marjeni Rokcalva






