“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pemilihan Bukittinggi sebagai lokasi pertemuan tentu bukan tanpa alasan, karena kota ini memiliki nilai historis sekaligus daya tarik pariwisata yang luar biasa,” ujarnya.
Ketua Majelis Perguruan Tinggi Negeri, Prof. Baikani, menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai ruang kolaborasi akademik.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia menyebut kegiatan di Bukittinggi sebagai kesempatan untuk menikmati alam dan budaya, sejalan dengan pepatah Minang alam takambang jadi guru, pungkasnya. ( yus)
Editor : Medio Agusta







