Selain itu, Wawako juga menekankan perlunya aturan tegas agar fasilitas umum bisa dimanfaatkan secara tertib.
“ Fasilitas umum yang disediakan harus memberi kepuasan bagi masyarakat. Kawasan Batang Agam harus menjadi ruang yang ramah pejalan kaki, sepeda, dan kendaraan listrik khususnya pada hari sabtu dan minggu”, jelasnya.
“ Kita akan siapkan portal, atur jam operasional, dan tentukan zona agar pengunjung benar-benar merasa nyaman,” tambahnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama pengelolaan ini adalah menjadikan Batang Agam sebagai destinasi yang benar-benar bisa dinikmati masyarakat.Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim, dalam paparannya menjelaskan pembangunan dan penataan kawasan Batang Agam telah memberikan dampak positif.
Editor : Medio Agusta






