PASAMAN BARAT - Pada Senin, 11 Agustus 2025, halaman Kantor Wali Nagari Kajai menjadi pusat kemeriahan. Pagi itu, aroma santan dan rempah menyeruak di udara, berpadu dengan tawa riang warga yang berkumpul dari tiga jorong. Mereka datang bukan sekadar untuk berkumpul, tetapi untuk merayakan Festival Literasi Kajai 2025, sebuah perhelatan yang memadukan budaya, seni, dan semangat literasi dalam satu panggung kebersamaan.
Perayaan dimulai dengan lomba memasak makanan khas Kajaigulei lingkitang dan samba korambie yang langsung memikat perhatian. Acara dibuka secara simbolis lewat pemotongan kelapa dan lingkitang, diiringi tepuk tangan meriah para penonton.
“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tapi membaca dunia,” ucap saya, Sultan Chairuman Yahya, Ketua KKN Tematik Literasi Unand, saat memberi sambutan.
Kerja Sama Besar untuk Kajai
Tak kurang dari 400 orang hadir memeriahkan acara, menjadi bukti nyata bahwa Kajai memiliki semangat kebersamaan yang kuat.
Perpustakaan Baru, Semangat Baru
Setelah lomba memasak yang diikuti 15 tim dari tiga jorong, acara dilanjutkan dengan momen penting: Re-Opening Perpustakaan Nagari Kajai. Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, disaksikan oleh pejabat daerah dan tamu undangan, di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Kepala Bamus Nagari Kajai, Forum Penggiat Literasi Pasaman Barat, Kepala Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah, serta Kepala Perpustakaan dan TBM sePasaman Barat.
Editor : Marjeni Rokcalva






