Wako juga berharap agar para pimpinan baru Baznas dapat bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dalam berbagai program sosial keumatan di Kota Bukittinggi.
“Baznas adalah mitra strategis Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial, kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Kami berharap, pimpinan yang baru dilantik dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan dan akuntabel. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” ungkapnya.
Zakat yang dikelola Baznas Bukitinggi mencapai Rp2,8 milyar. 80 persennya, berasal dari zakat pegawai.
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Ahmad, menegaskan, amanah pengurus Baznas, merupakan tugas besar dan berat. Mengumpulkan harta masyarakat, mensucikan harta zakat para muzakki yang diberikan, mendoakan muzakki, selanjutnya bagaimana mendistribusikan zakat kepada para mustahik, kepada hasnaf yang delapan.
Editor : Berita Minang






