Setelah proklamasi, Bukittinggi menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang berlangsung sejak 1 Desember 1948 hingga 1 Juli 1949.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Semangat sejarah perjuangan inilah yang ingin kami lanjutkan. Kita jadikan identitas kota ini bukan hanya sebagai kota kreatif, tapi juga kota sejarah, kota perjuangan berlandaskan nilai sejarah, budaya dan semangat masyarakatnya,” pungkasnya.( yus)
Editor : Medio Agusta







