PADANG PANJANG - Sekitar tiga bulan sejak diberlakukannya Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Pasar Padang Panjang, kebijakan ini dinilai membawa dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas dan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Padang Panjang, Arkes Refagus, Jumat (13/6/2025) menyampaikan, berdasarkan evaluasi, SSA memberikan kontribusi signifikan terhadap ketertiban arus kendaraan serta meningkatnya jumlah pengunjung di sekitar pasar.
“Dengan diberlakukannya SSA di kawasan Pasar Pusat, saat ini masyarakat pengguna jalan mulai mematuhi aturan tersebut, baik yang memang bertujuan ke pasar maupun yang sekadar melintas,” ungkapnya.
Arkes menambahkan, sosialisasi penerapan SSA telah dilakukan selama tiga bulan ini, dengan menempatkan petugas di beberapa persimpangan untuk mengingatkan pengguna jalan, meletakkan road barrier, memasang rambu petunjuk, serta memberikan tindakan preventif bagi yang melanggar aturan.
“Alhamdulillah, kemacetan yang biasanya terjadi pada jam tertentu kini sangat berkurang. Tentu kelancaran ini akan meningkatkan kunjungan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kota Padang Panjang ke Pasar Pusat,” imbuhnya.
Arkes juga menegaskan, aturan SSA ini berlaku selama 24 jam penuh.
“Masyarakat yang melintas pun kini mulai mengenal Pasar Pusat Padang Panjang dan bahkan banyak yang menyempatkan diri untuk singgah berbelanja. Sejak diberlakukan pada awal April lalu, ada peningkatan kenyamanan, baik bagi pengunjung maupun pedagang," ungkapnya.
Sementara itu, para pedagang dan warga menyampaikan beragam tanggapan. Sebagian besar mengapresiasi kebijakan ini karena menciptakan suasana pasar yang lebih tertib dan kondusif.
Verawati, seorang pedagang pakaian di Pasar Pusat, mengaku merasakan dampak positif dari penerapan SSA.
Editor : Marjeni Rokcalva






