“Saat ini terdapat 39 industri pengolah CPO yang sudah beroperasi di Sumbar. Kolaborasi dengan Apical akan memperkuat rantai nilai industri sawit dan membuka akses pasar yang lebih luas,” ujar Novrial.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Ia juga mengungkap, sejumlah langkah strategis Pemprov Sumbar untuk mobilisasi ekspor sawit ke pasar internasional. Pembenahan sejumlah pelabuhan, seperti seperti Teluk Bayur, Panasahan, dan Teluk Tapang merupakan salah satunya. Diketahui, Apical grup memiliki kapasitas produksi mencapai 12.830 ton per hari (TPD) dan beroperasi 24 jam nonstop. Fakta tersebut menunjukkan besarnya skala industri dari Apical grup. (adpsb/bud)
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Editor dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





