Kemdudian ia juga mengajarka bagaimana pelaku UMKM mampu mempresentasikan bisnisnya kepada calon mitra dan mitra.
"Yang sangat dibutuhkan, yakni menghubungkan umkm dengan mitra lokal mencakup akses pemasaran dan pembiayaan, begitu juga sebaliknya mitra mendapatkan informasi UMKM potensial yang dapat mendukung proses bisnis," kata Annisa.
Tak hanya mendapat pelatihan hingga malam harinya, peserta juga akan dibawa mengunjuni pelaku usaha yang mungkin bisa menjadi mitra dengan pelaku UMKM.
"Untuk 25 peserta terbaik yang ikut pendampinga di Kota Padang ini, terpilih dari 8 provinsi di Sumatera yakni dari Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu dan Lampung," katanya. (MR)
Penulis / Wartawan: Marjeni Rokcalva
Editor:





