IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Forum Kota Sehat Bukittinggi Evaluasi Hasil Dari Penilaian Pusat Tahun 2023

Tim FKS Kota Bukittinggi tengah melakukan evaluasi hasil penilaian kota sehat 2023 bersama tim penilai Pusat di Kemenkes RI, Selasa( 27/09). Foto : Dok Fksbkt.
Tim FKS Kota Bukittinggi tengah melakukan evaluasi hasil penilaian kota sehat 2023 bersama tim penilai Pusat di Kemenkes RI, Selasa( 27/09). Foto : Dok Fksbkt.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Setelah dua kali berturut turut mendapat Swasti Saba Wiwerda, Forum Kota Sehat ( FKS ) Kota Bukittinggi memasangkan target tahun depan bisa

mendapatkan Swasti Saba Wistara.

Untuk mewujudkan target tersebut, Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi, telah mulai melakukan persiapan penilaian Kota Sehat 2025. Salah satu langkah persiapan tang dilakukan FKS Bukittinggi dengan melakukan evaluasi dari hasil penilaian pusat 2023 lalu bersama tim penilaian pusat serta meminta masukan untuk penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS) untuk 2025 mendatang, dengan mendatangi langsung Kementrian Kesehatan, oleh perwakilan FKS Bukittinggi,Selasa (17/09).

Rombongan perwakilan FKS Bukittinggi diterima oleh Timker Penyehatan Udara, Tanah dan Kawasan, Kemenkes.

Menurut Ketua FKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, melalui Sekretaris, M. Taufik Hidayat, mengatakan, evaluasi ini, didasarkan pada hasil penilaian Kabupaten - Kota Sehat (KKS) Bukittinggi di 2023 lalu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pada penilaian Kota Sehat 2023 lalu, Bukittinggi mendapat Swasti Saba Wiwerda, untuk kedua kalinya.

"Ini tentu harus jadi bahan evaluasi, agar target kita di 2025 mendapat Swasti Saba Wistara, dapat kita wujudkan. Untuk itu, kita jemput dimana nilai kita yang agak kurang di tahun lalu, kita perbaiki dan kita upayakan untuk perbaikan serta meningkatkannya," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Katimker Penyehatan Udara, Tanah dan Kawasan, Ely Setyawati, mengungkapkan, Kota Bukittinggi pada dasarnya sudah memiliki nilai yang baik pada tahun 2023 lalu. Namun, ada beberapa yang cukup jauh dari nilai ambang batas 91.

"Bukittinggi sudah cukup baik di penilaian 2023 lalu. Ada juga tatanan yang nilai nya jauh dari nilai ambang batas untuk wistara itu 91. Dokumennya yang disampaikan, harus lengkap dan sesuai dengan indikator yang diminta serta definisi operasional. Ini yang jadi tugas SKPD, agar lebih detail untuk tiap indikatornya. Forum menjadi salah satu mitra untuk memberi masukan ke tim pembina. Bukan forum yang kerjakan kerja tim pembina," jelas Ely Setyawati.

Dikatakannya, untuk 2025, Kementrian terkait juga tengah menyusun serangkaian indikator penilaian, yang tentunya tidak seluruhnya sama dengan tahun 2023 lalu. Kelembagaan menjadi salah satu indikator penilaian utama, untuk dilanjutkan dalam penilaian teknis, katanya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH