BUKITTINGGI - Wako Bukittinggi Erman Safar sampaikan nota Ranperda APBD Perubahan 2024 dalam rapat paripurna yang di pimpin ketua DPRD Beny Yusrial, di Gedung DPRD, Selasa,(30/07).
Menurut Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, mengatakan rangkaian proses penyusunan rancangan APBD perubahan tahun 2024 merupakan tindak lanjut dari KUA - PPAS perubahan 2024, yang telah ditandatangani dalam rapat paripurna kemaren Senin,(29/07) kemaren
APBD Perubahan 2024 ini, nantinya akan jadi landasan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan di semester kedua tahun 2024 ini, ujarnya.
"Ini menjadi bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah di mana proses awal dari penyusunan perubahan APBD tersebut adalah melakukan sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah berupa Perubahan KUA dan hasil sinkronisasi tersebut dicantumkan dalam Perubahan PPAS," ungkap Beny.
Pembahasan tingkat I terkait raperda APBD perubahan 2024 ini, akan dilakukan secara maraton dalam satu hari ini. Selanjutnya, pemandangan umum fraksi terkait raperda APBD perubahan 2024 ini, akan disampaikan siang nanti,pungkas Beny.
Selain PAD, Pendapatan Transfer juga mengalami perubahan akibat penyesuaian perhitungan pendapatan transfer yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan Gubernur Sumatera Barat.
"Untuk belanja daerah dianggarkan sebelum perubahan Rp 806.768.257.429,
bertambah Rp 172.892.754,- sehingga anggaran setelah perubahan menjadi Rp 806.941.150.183.
Perubahan ini disebabkan oleh penyesuaian terhadap besaran pendapatan daerah, pembiayaan daerah, penyesuaian terhadap target capaian RPJMD, dan perubahan harga satuan," ungkap Wako.
Editor :






