"Dalam masa tanggap darurat ini kita berharap pelanggan bisa mendapatkan pasokan air setiap hari meskipun pipa yang rusak belum direhab. Kami juga terus berupaya siang malam agar pasokan air ini terjaga dengan berbagai cara. Seperti mengalihkan dari sumber air Sungai Andok dan wilayah pelayanan Pasar Usang. Meskipun begitu kami juga mohon maaf kepada pelanggan karena dengan cara ini belum dapat mengembalikan pelayanan pulih 100 persen," tuturnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim survei, Ditjen Cipta Karya PUPR melalui BPPW Sumbar yang cepat tanggap menurunkan tim perencana dan pelaksana kegiatan rehab rekon dalam waktu hanya satu minggu dari waktu terjadinya musibah. (Rifki/Lex)Baca juga: Gubernur Sumbar Apresiasi Bank Nagari Masuk Jajaran Bank Terbaik Dunia Versi Majalah Forbes
Editor :







