Edvidel sampaikan bahwasanya dibawah koordinator Pj. Wali Kota Payakumbuh, TPID Kota Payakumbuh terus melakukan evaluasi monitoring harga bahan pokok di pasar. Sehingga dengan seringnya harga bahan pokok yang tidak stabil, maka Lapau Pengendalian Inflasi ini hadir untuk dapat tetap menjaga harga bahan pokok bagi warga masyarakat kota Payakumbuh," bebernya.
Sementara itu, pimpinan wilayah Bulog Sumbar, Sri Muniati sampaikan jika kota Payakumbuh saat ini memiliki kontribusi dalam konsumsi beras SPHP ini sekitar 20 persen dari kota Bukittinggi. Dimana kota Payakumbuh telah menyerap 1600 dari sekitar 7500 yang ada pasaran di Payakumbuh untuk beras SPHP ini," ungkap Sri.
Untuk Kota Payakumbuh sendiri, dikatakan Sri saat ini telah berlangsung penyaluran beras SPHP sebanyak 1.500 ton lebih setiap tahunnya.
"Selain beras, nanti lapau pengendalin inflasi ini sendiri akan menyediakan minyak, gula, tepung terigu, dan daging," ungkap Sri.
Editor :






