Pembiayaan syariah Tabungan Utsman, sejak awal dilaunching pada 2022 lalu hingga kini telah dimanfaatkan oleh 3500 lebih warga dengan pembiayaan sekitar Rp30 milyar.
Melalui program ini, Pemko fokus untuk meningkatkan program kemasyarakatan, dengan melibatkan penuh BPRS Jam Gadang.
"Alhamdulillah, program ini terbukti meningkatkan perekonomian warga. Ternyata tidak sampai disitu saja. Majalah Top Bussiness, menilai, perkembangan BPRS Jam Gadang, sejak beberapa tahun terakhir, terutama saat adanya Tabungan Utsman, sangat cepat. Untuk itu, lagi dan lagi kita mendapat penghargaan bergengsi ini. Alhamdulillah," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT. BPR Syariah Jam Gadang, Feri Irawan, menjelaskan, TOP BUMD Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia, atas Achievement (prestasi), Improvement (perbaikan), dan Contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan, terkait kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Ini dibuktikan dengan aset yang telah tercapai oleh PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 109.371.359.333,-. Jumlah ini naik Rp38 juta lebih dibanding tahun 2022 lalu, sebesar Rp 70.985.035. 064,-. Pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp 78.350.516. 322,- atau 134.06% dari rencana bisnis yang dianggarkan sebesar Rp 58.446.272.126,-.
"TOP BUMD Award bintang lima, diberikan pada BPRS Jam Gadang, karena dinilai memiliki pencapaian kinerja yang baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan selaras dengan visi BUMD, telah melakukan inovasi/perbaikan yang berkelanjutan dan didukung teknologi informasi. BPRS Jam Gadang juga memiliki peran besar dan penting dalam pembangunan ekonomi di daerah, serta layak untuk dijadikan contoh bagi BUMD lain.
Kegiatan TOP BUMD Awards, diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (I-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, seperti LKN (Lembaga Kajian Nawacita), SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman dan Associate dan Solusi Kinerja Bisnis, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis -- Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran Bandung, dengan melibatkan Dewan Juri beberapa Profesor dan Doktor Bisnis Ekonomi, serta para Praktisi dan Konsultan Bisnis.
( yus )
Editor :






