menjadi salah satu keahlian yang penting untuk dimiliki,katanya.
Begitu pentingnya pelatihan ini, Kadiskominfo Bukittinggi berharap dengan pelatihan jurnalistik ini, remaja masjid Kota Bukittinggi bisa belajar bagaimana mencari berita, mengolah berita dan menyiarkan berita dengan baik dan benar, ungkapnya.
Suryadi menambahkan, Pemko Bukittinggi selalu butuh masukan dan dukungan dari masyarakat dalam pembangunan daerah. Salah satunya melalui jurnalis-jurnalis muda ini. Tentunya dengan tata bahasa dan kevalid-an data yang disampaikan tidak dicampur dengan opini yang ditulis dan tidak melanggar etika jurnalistik dan juga UU ITE, pungkasnya
Anggota DPRD Bukittinggi, Ibnu Asis, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota
Bukittinggi beserta wartawan parlemen Bukittinggi yang telah memfasilitasi pelatihan jurnalis bagi remaja masjid. Melalui pelatihan jurnalis untuk remaja masjid ini diharapkan dapat memahami dasar-dasar Ilmu
Jurnalistik beserta pengembanganya secara tepat dan benar dan sebagai bekal sebagai
"Kami memberikan apresiasi selamat dan sukses kepada peserta pelatihan jurnalis ini, karena saudara/saudari sudah lulus seleksi dan terpilih mewakili lebih dari 30.000 orang muda Bukittinggi seusia kalian. Sekaligus juga telah menjadi Duta dari sekitar 25 Masjid dan 40 Mushalla yang berada di Kota Bukittinggi ini," ungkapnya
Pelatihan ini, menghadirkan narasumber dari Wartawan Parlemen Kota Bukittinggi.
( yus )
Editor :






