"Selain itu untuk menunjang produktivitas sektor pertanian, kita juga sedang fokus mensosialisasikan potensi atau peluang budidaya madu kelulut (galo-galo) dan madu apis, yang bisa menjadi bahan olahan propolis hingga sabun mandi. Kita sudah memberdayakan banyak petani hutan untuk berternak madu kelulut, sampai saat ini sudah mencapai 4.500 stup atau kotak sarang," ujar Gubernur lagi.
Di samping itu, Gubernur Mahyeldi juga menerangkan perkembangan pertumbuhan ekonomi selama masa tiga tahun kepemimpinan dirinya bersama Wakil Gubernur Audy Joinaldy. Gubernur menerangkan bahwa secara umum Pertumbuhan Ekonomi Sumbar tercatat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan semakin merata.
Selain itu, sektor krusial lain yang menjadi perhatian utama Pemprov Sumbar adalah sektor pendidikan dan pengentasan daerah tertinggal. Gubernur menyebutkan, fokus pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) berupa SMA dan SMK sudah terealisasi beberapa unit di berbagai kabupaten di Sumbar. Ditargetkan, menjelang tahun 2025 Sumbar sudah memiliki 15 unit sekolah baru.







