Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah juga menyusun RKPD sesuai dengan sumber daya yang ada, melalui transfer keuangan dari pusat yang sedang dalam tahap penyusunan anggaran.
Dikatakannya, Transfer pusat dan pembiayaan tahun ini, proyeksikan pada tahun 2025 keuangan kota Bukittinggi lebih kurang senilai Rp. 800 yang di Miliyar. Inilah yang menjadi rancangan dengan melihat prioritas daerah, katanya.
Lebih lanjut Robby Novaldi menjelaskan, target dan capaian dalam indikator makro dan pembangunan dalam bidang ekonomi ditahun 2020 terdampak Pandemi mengalami penurunan namun di tahun 2022 sudah mengalami peningkatan dan untuk tahun 2023 kita masih menunggu realisnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sedangkan dalam indikator makro dan pembangunan tingkat kemiskinan di Kota Bukittinggi tahun 2023 dalam RKPD ditargetkan 4,84 persen, namun hasilnya tingkat kemiskinan di tahun 2023 tersebut mencapai 4.11 persen, maka di tahun 2025 Pemerintah Kota Bukittinggi mentargetkan tingkat kemiskinan di kota Bukittinggi sebesar 3.99 persen, pungkasnya.( Yus)
Editor :






