"Santri adalah masa depan bangsa, yang akan membuat bangsa Indonesia besar, memiliki mimpi besar, bukan jadi bangsa yang kere. Santri harus mampu jadi pemuda kuat, beriman, pengetahuan, memiliki mental dan ekonomi yang kuat nantinya.
"Di sekolah agama, tauhid diperkuat sehingga menjadi manusia yang takut berbuat salah.
Baca juga: Dekan FBS UNP Buka Talkshow "Kompas Maba", Bekali Peserta Pengalaman Organisasi dan Prestasi
Santri juga jadi agen persatuan bangsa. Bukan perusak bangsa," kata Mahyeldi.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sekretaris PWNU Sumbar Tan Gusli mengatakan, peringatan Hari Santri yang dilaksanakan dengan Apel Hari Santri secara serentak. PWNU Sumbar melaksanakan apel di pesantren Ashhabul Yamin Jorong Lasi Tuo Nagari Lasi kecamatan Canduang pdihadiri 2.500 peserta terdiri pimpinan, guru, santri dan masyarakat. Se Sumatera Barat sebanyak 20.000 santri beserta seluruh jajaran pengurus NU, lembaga, Banom serta warga Nahdliyyin Sumbar. (awap)
Editor : Berita MinangSumber : awap







