Padang Aro - Sudah menjadi kegiatan rutin bagi warga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Solok Selatan untuk memeriahkan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal, melaksanakan kegiatan pawai ' Maarak Bungo Lamang '.
Pada peringatan tahun ini, ada yang berbeda, karena mereka tidak lagi pawai di sekitar lingkungan madrasah saja. Tetapi melaksanakan kegiatan di pusat keramaian, yaitu star di RTH Muaralabuh melakukan pawai dengan rute jalan Imam Bonjol (depan Mapolsek Sungai Pagu) terus menuju objek wisata Menara Songket, terus melewati jembatan merah dan kembali finis di RTH Muaralabuh.
Hebatnya, selain ratusan murid MIN yang melaksanakan pawai dalam rangka memeriahkan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal tersebut, ratusan murid dari berbagai sekolah di Kecamatan Sungai Pagu itu, juga turut serta.
Bahkan untuk kegiatan penilaian 'Bungo Lamang' dengan kategori yang menarik dan baik, saat itu juga melihatkan Camat Sungai Pagu Ibrahim, Kepala KUA Sungai Pagu, Hafid Aulia Rahman dan anggota Dan Ramil 0309/Sungai Pagu untuk menilainya.
Kepala MIN 2 Solsel Efiliza usai kegiatan pawai tersebut mengatakan, bahwa pihaknya untuk kegiatan tahun ini sengaja melaksanakannya diluar lingkungan madrasah.
Kegiatan pawai ' Maarak Bungo Lamang '
Arak-arakan Lemang dihiasi Bunga) adalah salah satu tradisi adat dan religi yang ada di Solsel dalam rangka memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Lamang (Lemang) dari Bambu, dihiasi dengan bunga-bunga kertas lalu diarak-arak secara massal, dan hiasan Bungo Lamang tersebut digantung uang-uang kertas. Maknanya, lamang yang dibawa akan dimakan dan dibagikan pada masyarakat yang melaksanakan zikir rabana di masjid, dan uang yang digantung akan dibagikan atau disedekahkan pada orang yang berhak menerima," terang Efiliza.
Kepala KUA Sungai Pagu, Hafid Aulia Rahman mengapresiasi warga MIN 2 Solsel yang telah turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal, bersamaan dengan pelajar lainnya di kecamatan ini melaksanakan pawai ' Maarak Bungo Lamang '.
Editor : Marjeni Rokcalva






