Salim menyampaikan peningkatan literasi murid ditandai dengan terjadinya perubahan karakter yang menjadi kebiasaan dan membudaya pada murid-murid di sekolah maupun di lingkungannya.
"Untuk itu guru guru perlu mengubah cara mengajar di kelas yang disesuaikan dengan kontek dan tuntutan zaman, harapannya dengan adanya kegiatan ini akan ada perubahan cara mengajar guru di dalam kelas sehingga berdampak kepada peningkatan hasil belajar murid, terutama kemampuan literasi dan numerasinya," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rusma Yul Anwar juga menyampaikan banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi numerasi di Pesisir Selatan.
Masalah kesehatan seperti gizi buruk juga menjadi salah satu pemicu rendahnya kemampuan literasi dan numerasi.
Sehingga memerlukan komitmen bersama untuk mencari solusi dengan mengalihkan sebagian anggaran pembangunan untuk peningkatan kualitas sumberdaya manusia.
"Untuk apa memiliki gedung yang bagus kalau orang-orang yang ada di dalamnya tidak berkualitas," ujarnya.
Pada kesempatan itu Rahmiyanti, selaku perwakilan Penggerak Komunitas memaparkan rancangan kegiatan dan pedoman gerak yang akan dilakukan bersama-sama.
"Jadi, ada tiga topik yang akan dipelajari guru melalui Platform Merdeka Mengajar, yaitu topik meningkatkan kompetensi literasi di satuan pendidikan, meningkatan Numerasi di satuan pendidikan dan Ide praktis pembelajaran Numerasi," katanya.
Selain itu, juga terdapat tiga topik yang menjadi kemampuan prasyarat yang perlu dimiliki oleh guru yaitu topik merdeka belajar, refleksi diri, dan disiplin positif.
Editor : Berita Minang






