BUKITTINGGI - Di duga Ulah PT Mega Karya Mulia (MKM) yang tidak profesional pelaksanaan hak kewajiban pada pekerja outsourcing di RSOMH Bukittinggi, membuat pelayanan di rumah sakit itu terganggu, karena pekerja outsourcing mogok massal.
Puluhan pekerja outsourcing dibawah naungan PT Mega Karya Mulia (MKM),Yokyakarta, yang dipekerjakan sebagai pegawai kebersihan ( CS)di Rumah Sakit Otak Mohammad Hatta (RSOMH) melakukan mogok massal, dengan duduk berkumpul di halaman rumah sakit tersebut, Senin( 15/05).
Mereka melakukan aksi mogok massal
Menuntut gaji dan THR, serta Alat Pending Diri (APD) yang tidak sesuai.
Karena merasa dirugikan, mereka melakukan aksi mogok massal menuntut pembayaran gaji sesuai dengan perjanjian kerja dibuat, serta Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak sesuai jumlah yang diterima dengan amprah yang ditandatangani.
Pekerja yang ditempatkan sebagai petugas kebersihan yang didominasi perempuan itu, juga menyatakan kekecewaannya dengan pembayaran
Gaji yang terlambat.
" Dalam Perjanjian Kerja, seharusnya kami menerima gaji tanggal tujuh setiap bulan, tapi sampai saat ini belum dibayarkan juga, bahkan ada beberapa orang yang menerima gaji di tanggal 22 setiap bulan," katanya.
Editor :






